top of page

Mission Service Learning: "Peduli Sebagai Ucapan Syukur"



Mission Service Learning (MSL) yang dilaksanakan oleh kelas 12 MIA A pada 29 Januari 2022 merupakan sebuah wadah untuk berkontribusi atau membantu orang lain (komunitas) sehingga momen ini menjadi kesempatan untuk menyaksikan kasih Kristus bagi banyak orang. Tujuan dari dilaksanakannya MSL adalah dengan adanya anugerah pengetahuan, keterampilan, hikmat, potensi dan juga talenta yang diberikan Tuhan. Murid grade 12 MIA A kesempatan untuk mengambil bagian secara langsung dan merasakan kisah kehidupan orang lain, peka dengan kebutuhan yang mereka butuhkan juga belajar untuk menghargai sesama. Tema dari MSL ini adalah “Peduli sebagai ucapan syukur” yang diambil dari Yohanes 15:16. Kegiatan MSL yang dilaksanakan yaitu berbagi kasih dengan teman-teman di Panti Asuhan GMIM Bartemeus Malalayang.


Selama kegiatan ini siswa grade 12 MIA A sangat antusias membagikan sembako sesuai kebutuhan teman-teman di Panti Asuhan GMIM Bartemeus, fellowship bersama, membagikan materi dan sharing, serta games. Tidak hanya membagikan material tetapi siswa grade 12 MIA A berkerinduan untuk menyampaikan esensi MSL kepada mereka. siswa grade 12 MIA A belajar bagaimana penyertaan Tuhan bagi teman-teman di Panti Asuhan GMIM Bartemeus yang tidak pernah pudar dan bagaimana semangat mereka menggapai cita-cita ditengah keterbatasan yang mereka miliki, bagaimana menyalurkan minat dan bakat pribadi mereka lewat bantuan para donator maupun pemerintah, serta saling membagikan tips and trick untuk mengapai setiap minat dan bakat masing-masing.


Kegiatan MSL ini meninggalkan bekas dihati setiap siswa kelas 12 MIA A. Kebersamaan adalah hal pertama yang bisa siswa rasakan saat mengadakan kegiatan MSL mengingat sudah lama sekali tidak bersama-sama melayani secara utuh karena pandemi dan siswa harus melakukan pembelajaran secara daring di rumah tanpa. Rasa kekeluargaan dirasakan oleh siswa kelas 12 MIA A ketika disambut oleh teman-teman di Panti Asuhan GMIM Bartemeus dengan hangat, sehingga membuat interaksi dapat berjalan dengan baik, tidak malu atau ragu.



Dengan adanya kegiatan MSL ini siswa kelas 12 MIA A sangat bersyukur karena diberi wadah untuk melatih, mengembangkan, dan menggunakan bakat maupun kemampuan yang kami miliki, seperti kemampuan berbicara di depan umum yang dilakukan oleh MC maupun saat salah satu dari siswa diminta untuk membagikan pendapat. Kemudian kemampuan berbagi pendapat yang dilakukan saat sedang berdiskusi ataupun saat sedang sesi sharing. Kemampuan untuk bekerja sama dengan teman-teman, dan kemampuan untuk memainkan alat musik. Mungkin banyak orang memiliki kemampuan-kemampuan tersebut, tetapi mereka tidak memiliki wadah untuk menyalurkan bakat maupun kemampuan tersebut. Mungkin kedepannya, dengan menyadari kemampuan yang dimiliki, setiap siswa bisa lebih mengembakan talenta yang diberikan Tuhan tersebut untuk hal-hal baik dan memuliakan nama Tuhan.

bottom of page