Grade 12, From the City to the Village: Perjalanan Terakhir di Bangku Sekolah yang Mengubah Hati
- 2 days ago
- 1 min read

Pada 17–23 Mei 2026, murid kelas 12 SDH-DM mengikuti Farewell Camp berupa Live In dan Rekoleksi di Desa Peniwen, Malang. Momen ini menjadi kebersamaan terakhir mereka sebelum melangkah ke jenjang kehidupan selanjutnya.
Selama live in, murid tinggal bersama Orang Tua Asuh, belajar hidup sederhana, membatik ecoprint, mengolah keripik usus, susu kedelai, hingga keripik pisang. Mereka juga mendalami seni tradisional: tari topeng Malangan, karawitan, dan angklung. Kebersamaan dengan warga desa -memasak, makan bersama, ibadah keluarga- ikut membangun relasi yang hangat. Kegiatan semakin seru dengan adanya jelajah desa dan permainan di persawahan.
Sementara itu, rekoleksi di hari-hari terakhir dilaksanakan di GKJW Peniwen mengusung tema iman, karakter, dan kehidupan bernilai. Sesi heart to heart, rekonsiliasi kelas, hingga api unggun menjadi ruang refleksi perjalanan hidup dan persiapan menuju dewasa.
Hari terakhir sebelum bertolak ke Jakarta, para murid melakukan kunjungan ke Jatim Park 2.
Para murid berbagi kesan: Jacqelyn kagum dengan udara segar desa; Reinhart merasakan keramahan warga; Jesslyn tertarik pada proses susu kedelai; Carren menikmati belajar tari sekaligus budaya baru; Kheilyn mengaku bermain di sawah adalah pengalaman pertama yang tak terlupakan. Pengalaman-pengalaman ini diharapkan menjadi bekal berharga: hati yang dewasa, peduli sesama, dan siap berdampak di masyarakat. (P)





















Comments