International Food Festival: Enterpreneurship Week Grade 9
- 2 hours ago
- 2 min read

Sebagai bagian dari unit pembelajaran Economics, Culinary Arts dan IT, sekolah mengadakan program kewirausahaan untuk murid kelas 9. Meski berlangsung selama 5 hari, 9-13 Maret 2026, ternyata persiapan telah dilakukan berbulan-bulan sebelumnya.

Tahap awal dimulai dengan Training bersama Blu BCA yang berfokus pada literasi finansial dan sikap bijak dalam mengelola uang (money wise), dilaksanakan dalam periode Oktober – Desember 2025, setiap Rabu, pukul 13.30-15.00 (variasi online dan onsite). Di sini, murid dibekali dengan tips pengelolaan keuangan pribadi. Mereka diharapkan dapat berdisiplin, bertanggung jawab dan berintegritas dalam penggunaan uang.
Tahap kedua, Januari 2026, 2 (dua) orang tua yang sudah terjun langsung dalam dunia usaha kuliner yaitu ibu Shelfany Arifin, owner of Lao Lao Huo Guo dan ibu Adeline Liunam owner of Gabon, berbagi dalam Parents Teach. Tema yang diangkat Adalah Fostering an Entepreneurial Mindset In Next Generation. Dengan seminar ini, murid semakin dilengkapi pengetahuannya di bidang wirausaha, terlebih dalam membuat perencanaan bisnis terkait modal, biaya, dan keuntungan usaha.
Tahap ketiga, Februari 2026, para murid mulai melakukan Business Planning, yang meliputi media promosi manual maupun digital serta membuat tester food. Di awal Maret, mereka juga diperkenankan melakukan promosi secara “masif”, baik di internal maupun eksternal sekolah.

Persiapan panjang itu berbuah di acara puncak. Lapangan Gym diramaikan 28 booth makanan yang menyajikan makanan khas dari beberapa negara. Perkiraan total pengunjung 3.500 orang dan transaksi total yang tercatat mencapai hampir 100 juta rupiah. Hampir semua makanan di tiap booth habis terjual. Yang paling penting adalah dinamika kerjasama setiap grup. Berkat anugerah dan pertolongan Tuhan jugalah, cuaca selama pelaksanaan sangat mendukung (mengingat akhir pekan sebelumnya hujan lebat dan terjadi banjir di beberapa titik sekitar area sekolah). Cukup terlihat mereka kompak melariskan booth masing-masing. Tepatlah pepatah mengatakan ”Ketika semua bergerak bersama, sinergi terjadi dan kemajuan besar menjadi mungkin”. (EPS)


















Comments