top of page

Menjadi Pesepeda ke Sekolah: Gaya Hidup Sehat dan Ramah Lingkungan



Murid pesepeda di sdh daan mogot

Bersepeda bukanlah hal yang asing bagi sebagian murid di sekolah. Meski kerap dianggap ketinggalan zaman, ternyata ada beberapa murid yang justru memilih untuk bersepeda ke sekolah. Ada juga yang karena arahan orang tuanya sendiri. Di tengah dominasi mobil dan motor sebagai moda transportasi utama, bersepeda ke sekolah menawarkan sejumlah manfaat yang mungkin belum banyak disadari. DM News bekerja sama dengan tim podcast sekolah mencoba mewawancarai para minoritas ini.


Kita mewawancarai alasan dan motivasi beberapa murid tentang pengalaman mereka bersepeda ke sekolah. Ada yang murid SMA, SMP, SD, bahkan TK. Para pesepeda sekolah ini mengaku sudah mahir mengayuh sepeda sejak usia dini, rata-rata antara 3 hingga 9 tahun.


Mengapa memilih bersepeda ke sekolah?

Jawaban yang muncul cukup beragam dan menarik. Beberapa murid mengungkapkan bahwa bersepeda tidak hanya membantu mereka untuk berolahraga dan melatih keseimbangan, tetapi juga memungkinkan mereka untuk menyelip di antara kemacetan, sehingga perjalanan menjadi lebih cepat.


Bersepeda juga menawarkan banyak kesenangan. Selain bisa menikmati pemandangan sepanjang jalan, para murid juga merasakan sensasi keseimbangan dan kebebasan.


Bagi murid SMP dan SMA, bersepeda ke sekolah juga dipandang dapat memberikan manfaat bagi lingkungan dengan mengurangi polusi udara. Selain itu, bersepeda juga melatih otot kaki, paha, dan betis, sekaligus membakar kalori. Tak heran jika bersepeda ke sekolah semakin populer di kalangan murid yang peduli akan gaya hidup sehat dan ramah lingkungan.


Adakah resiko bersepeda ke sekolah?


Meski demikian, bersepeda ke sekolah tentu tidak lepas dari risiko. Para pesepeda mengaku pernah mengalami insiden jatuh dari sepeda atau bahkan tertabrak kendaraan lain. Selain itu, cuaca hujan juga menjadi tantangan tersendiri yang membuat perjalanan mereka menjadi lebih sulit. Namun, dengan resiko-resiko tersebut, mereka tetap memilih untuk tetap bersepeda. Manfaat yang diperoleh dirasa lebih besar. Mereka juga akan berusaha meminimalkan resiko tersebut.


Bagaimana menghindari resiko tersebut?


Para murid berbagi tips bersepeda aman ke sekolah. Mereka menyarankan untuk berangkat lebih awal agar tidak terburu-buru, selalu melihat kanan dan kiri sebelum menyeberang, menggunakan helm, dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas. Dengan menerapkan tips ini, diharapkan perjalanan bersepeda ke sekolah bisa lebih aman dan menyenangkan.


Setelah mendengar pengalaman dari teman-teman kita ini, apakah kamu tertarik untuk mencoba bersepeda ke sekolah? Jika memilih bersepeda, kamu tidak hanya akan mendapatkan manfaat kesehatan, tetapi juga turut berkontribusi dalam menjaga kelestarian dan kesehatan lingkungan.


Jangan lupa saksikan interview lengkap dengan mereka di youtube @sdhdaanmogot

0 comments

Comments


bottom of page