top of page

 Latest Events 

Parents Teach Series SDH Daan Mogot: A Special Event Where Families Share Knowledge with Students

  • Jan 30
  • 2 min read
Parents Teach Series SDH Daan Mogot with parents sharing professional knowledge
Parents Teach Series SDH Daan Mogot sebagai kolaborasi keluarga dan sekolah

Pada periode 8–11 Desember 2025, setelah murid SMP dan SMA menyelesaikan Standard Based Assessment (SBA), SDH Daan Mogot mengadakan sebuah kegiatan khusus bernama Parents Teach Series SDH Daan Mogot.


Melalui program ini, beberapa orang tua diundang untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman sesuai dengan profesi mereka sehari-hari. Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran yang bermakna, di mana murid dapat belajar langsung dari keluarga dalam konteks kehidupan nyata.


Sesi pertama bertajuk “Own Your Health: A Modern Talk to Sex Education”, dibawakan oleh Dr. dr. Edihan Mardjuki, Sp.OG. Dalam sesi ini, murid diajak memahami bahwa masa pubertas adalah tahap penting yang Tuhan berikan untuk mempersiapkan remaja menuju kedewasaan.


Remaja diingatkan untuk menjaga kekudusan hidup di tengah rasa ingin tahu dan berbagai godaan. Hubungan dengan lawan jenis dapat menjadi berkat ketika dijalani secara sehat, saling membangun, dan tetap menghormati nilai-nilai yang Tuhan tetapkan. Sebaliknya, bentuk pacaran yang tidak sehat—termasuk perilaku seks bebas—perlu dihindari karena membawa konsekuensi serius seperti kehamilan dini, penyakit menular seksual, dan penyesalan jangka panjang.


Seks dipaparkan sebagai rancangan indah Tuhan yang dikhususkan bagi pernikahan. Murid diajak mengandalkan hikmat Tuhan, menjaga hati, dan memilih jalan yang benar agar masa muda menjadi masa pertumbuhan yang murni dan memuliakan Tuhan.


Sesi berikutnya, “Literasi Dasar Kesehatan Mental Remaja”, dibawakan oleh William Gunawan, S.Psi., M.Min., M.Si., Ph.D., CLC. Murid diajak memahami bahwa kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik karena berkaitan dengan pikiran, perasaan, dan tindakan.


Remaja perlu mengenali perasaan mereka dengan tepat, terutama karena emosi negatif sering muncul dalam kehidupan sehari-hari. Beberapa teknik sederhana untuk mengelola emosi negatif diperkenalkan, seperti grounding (deep breathing), butterfly hug, serta menyalurkan emosi melalui hobi.


Di tengah tantangan hidup yang tidak selalu mudah, murid diingatkan bahwa mereka adalah pribadi yang berharga di mata Tuhan—dirancang, dikasihi, dan tidak pernah ditinggalkan oleh-Nya.


Sesi “Gym for Teens” dibawakan oleh Sheilla Zein Vad Aq, membahas pentingnya latihan fisik yang aman dan benar. Murid diperkenalkan pada strength training, baik dengan alat maupun tanpa alat, dengan penekanan pada teknik yang tepat dan pengawasan yang benar.


Latihan angkat beban aman dilakukan sejak usia muda selama dilakukan dengan teknik yang benar. Yang terpenting, murid diingatkan bahwa tubuh adalah bait Allah, sehingga menjaga kesehatan, aktif bergerak, dan merawat tubuh merupakan bentuk penghormatan kepada Tuhan.


Sesi terakhir, “Sunsmart Teens”, dibawakan oleh dr. Oriana Johana, membahas pentingnya menjaga kesehatan kulit remaja di tengah paparan polusi dan sinar UV yang tinggi. Murid belajar bahwa perlindungan kulit sangat penting untuk mencegah berbagai penyakit, termasuk kanker kulit.


Penggunaan sunscreen dengan SPF dan PA yang sesuai dijelaskan secara praktis. Selain itu, murid diingatkan bahwa make-up sebaiknya digunakan seperlunya, karena kesehatan kulit lebih utama daripada sekadar penampilan. Perawatan dasar seperti mencuci wajah, menggunakan pelembap, dan sunscreen menjadi langkah penting dalam menjaga kesehatan kulit.

  • Sesi edukasi kesehatan bagi murid SMP dan SMA
  • Pembekalan literasi kesehatan mental bagi remaja
  • Edukasi gaya hidup aktif dan sehat bagi remaja
  • Mental health literacy session for teens at Parents Teach Series SDH Daan Mogot
  • Gym for Teens session during Parents Teach Series SDH Daan Mogot
  • Gym for Teens session during Parents Teach Series SDH Daan Mogot
  • Edukasi perawatan kulit dan perlindungan dari sinar UV
  • Pembekalan literasi kesehatan mental bagi remaja
  • murid SMP dan SMA menyelesaikan Standard Based Assessment

Melalui Parents Teach Series SDH Daan Mogot, murid belajar bahwa menjaga kesehatan fisik, mental, dan gaya hidup adalah bagian dari tanggung jawab iman. Tubuh adalah bait Roh Kudus dan milik Allah, sehingga merawatnya dengan bijaksana merupakan wujud ketaatan dan rasa syukur.


Kiranya kolaborasi antara sekolah dan keluarga ini terus menolong murid bertumbuh secara utuh—dalam pengetahuan, karakter, dan iman. (EC/DTH)

1 Comment


Tink
Tink
7 days ago

The Wonderful Puppet Circus begins with a relatable struggle steeped in eerie satire: as a recent theater graduate hit hard by reality, you take a desperate night job interview that leads you to an eccentric puppet circus. Thinking that working in a circus at night might finally change your fortunes, you step into the grand tent. But once night falls and the doors are secured, you quickly discover that the marionettes around you are far from lifeless wood—they possess sentient consciousness, fragmented human memories, and dangerous impulses, escalating an ordinary shift into a heart-pounding psychological trial of dark attraction.

Like
Subscribe to Our Newsletter

Thanks for submitting!

bottom of page